Minggu, 15 September 2013

Menganalisis Pengangguran di Sekitar

            Banyaknya jumlah punduduk yang meningkat di suatu wilayah menyebabkan sempitnya lapangan kerja sehingga terjadi pengangguran. Mayoritas dalam wilayah yang ada disekitar saya merupakan penduduk dalam usia kerja yaitu umur 15 th  – 65 th. Namun, masih adapula penduduk yang belum mendapatkan pekerjaan. Yang diuraikan sebagai berikut :
1.      Untuk Golongan Pengangguran Terbuka
Orang yang sama sekali tidak bekerja dan berusaha mencari pekerjaan. Berdasarkan hasil observasi yang saya lakukan untuk pengangguran di sekitar saya tidak ada walaupun bias kita sebut pengangguran terbuka itu contohnya Preman, tapi jarang sekali di dalam sebuah bdesa itu terdapat preman.
2.      Untuk golongan pengangguran Terselubung
Orang yang bekerja tidak sesuai dengan bakat dan kemampuan. Contohnya : Ada seorang mahasiswa di tehnik pemrograman telekomunikasi, dia sebelumnya sekolah di SMK dengan jurusan tehnik otomotif. Mungkin untuk masalah tehnik hamper ada kaitannya walaupun tidak sama persis. Akan tetapi, setelah dia lulus dia mengambil pekerjaan sebagai pegawai Honorer di kalurahan. Tindakan itu merupakan  pengangguran terselubung karena dia bekerja nkurang optimal akibat tidak menyesuaikan dengan bakat dan kemampuannya sebagai ahli tehnik pemrograman telekomunikasi.
Banyak pula di sekitar saya yang termasuk pengangguran terselubung. Hal itu disebabkan kurangnya perencanaan yang matang dari awal dalam memperssiapkan tahap-tahap menuju jenjang kedepannya.
3.      Untuk Golongan Setengah Menganggur
Orang yang bekerja tetapi tenaganya termanfaatkan diukur dari curahan jam kerja, produktivitas kerja dlam penghasilan yang diperoleh. Untuk golongan setengah menganggur, disekitar saya tidak terlalu banyak 1 atau 2. Misal, Tukang Ojek. Berangkat dari subuh untuk mendapatkan selembar kertas yang bernilai rupiah. Seorang yang menunggu beberapa jam untuk satu orang yang membutuhkan jasanya. Di waktu yang luang untuk menunggu tersebutlah yang dinamakan dengan setengah menganggur.
Sungguh sangat memprihatikan jika melihat keadaan masyarakat saat ini, waktu yang terbuang habis dengan sia-sia dan tidak memperoleh hasil apapun. Pengangguran itu sendiri disebabkan karena seseorang tidak bisa menyesuaikan dirinya sendiri terhadap lingkungan kerja dan ketrampilan yang ia kuasai.


Saya akan menganalisis pengangguran Struktural yang berada di sekitar saya. Pengangguran Struktural sendiri disebabakn oleh perubahan struktur perekonomian. Contoh yang nyata seperti di sekitar saya dahulu banyak persawahan yang tehampar luas. Namun, semakin bertambahnya tahun, tanah-tanah persawahan mulai berkurang. Hal itu disebabkan karena pembangunan gedung-gedung atau pabrik-pabrik baru. Yang menjadi masalah adalah yang tadinya  para petani memiliki lapangan pekerjaan menjadi pengangguran akibat tanah lapangnya digunakan untuk pembangunan pabrik. Pabrik-pabrik besar itu memperkerjakan para ahli industry untuk bekerja di pabrik tersebut, sehingga orang yang tidak ahli industry (para petani) menjadi pengangguran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar